October 22, 2021

Sejarah Sigarda

SEJARAH PEMBENTUKAN

Ide dasar dari terbentuknya grup adalah keinginan untuk memberikan wahana belajar bagi masyarakat umum tentang pentingnya kesadaran untuk ikut melestarikan tinggalan-tinggalan Sejarah dan Budaya di Indonesia melalui kegiatan yang bersifat informatif, edukatif, ringan, menyenangkan dan bermanfaat. Banyaknya media yang dapat digunakan sebagai sarana penyampaian informasi dan edukasi terutama media sosial juga memberikan inspirasi bagi munculnya Grup Pecinta dan Pelestari Cagar Budaya ini. Pada awal pembentukannya melalui bicang-bincang beberapa orang disepakatilah untuk membentuk grup yang menggunakan media sosial Facebook sebagai sarana pengembangan ide dasar tersebut. Adanya komunitas-komunitas Pecinta Sejarah dan Budaya yang bersifat lokal juga memunculkan keinginan untuk membentuk grup yang berlingkup Nasional. Maka Pengelola Grup pun terdiri dari beberapa orang yang berasal dari berbagai daerah.

Dan terbentuklah Grup dengan nama SINAU CAGAR BUDAYA (Si GARDA) pada tanggal 7 Februari 2021, dengan pengelola dapur grup sebagai berikut :

1. Didik Praww (Malang)

2. Bondhan Rio Prambanan (Malang)

3. Joko Laksono Putro (Malang)

4. Aditya Fajar (Malang)

5. Muhammad S. Al Ghazali (Malang)

6. Kristanto Budi Prabowo (Malang)

7. Bayu Ampri (Malang)

8. Riyan Damma (Kediri)

9. Amasira (Bojonegoro)

10. Ika Dewi Retno Sari (Semarang)

11. Derry Aditya (Kab. Semarang)

12. Eka Budi (Kab. Semarang)

13. Anthony Tumimomor (Salatiga)

14. Wahyu Kurniawan (Nusa Tenggara Barat)

15. Rahmad Hidayat (Malang)

Dalam langkah berikutnya Pengelola Grup Si GARDA merencanakan akan melaksanakan berbagai kegiatan untuk menunjang tercapainya visi, misi dan tujuan yang telah ditetapkan.